MODALITAS FISIOTERAPI : PENGGUNAAN ALAT YANG ADA DI DALAM FISIOTERAPI
Fisioterapi merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan masyarakat yang bertujuan untuk memulihkan dan memperbaiki gerak dan fungsi tubuh dengan penanganan dapat dilakukan secara manual maupun dengan menggunakan alat.Biasanya orang yang membutuhkan seorang fisioterapi mengalami hal-hal berikut :
1. Mencegan dan memulihkan cedera karena olahraga
2. Rehabilitasi jika seseorang mengalami kecelakaan,cedera maupun operasi agar gerak dan fungsi pada tubuh mereka berfungsi secara normal kembali
3. Membantu beradaptasi dengan anggota tubuh buatan
dan masih banyak lagi fungsi dari seorang fisioterapi
Fisioterapi di bagi menjadi beberapa cabang diantaranya :
1. Fisioterapi Anak ( Pediatri )
Fisioterapi anak dilakukan untuk membantu mengatasi masalah kesehatan fisik yang dialami anak dan remaja yang mengganggu aktivitas, perkembangan fisik, dan kemampuan untuk bermain serta bersosialisasi. Terapi fisik dapat membantu menangani gangguan yang menghambat pergerakan tubuh seperti, cerebral palsy, global development delay (GDD), Developmental co-ordination disorder (DCD), kelainan neuromuskular, acquired brain injuiry (ABI), dan Down’s Syndome.
2. Fisioterapi Neurologis
Terapi fisik neurologis dapat membantu menangani segala kondisi yang berkaitan dengan sistem saraf. Fisioterapi neurologis membantu mengembalikan mobilitas. Beberapa gangguan yang dapat ditangani terapi ini meliputi cedera kepala, stroke, Parkinson, dan nyeri saraf. Fisioterapis Neurologis membantu mencegah penyakit yang berasal dari sistem neurologis atau neuromuskular. Beberapa keuntungan fisioterapi neurologis sebagai berikut:- Membangun kembali jalur penjalaran saraf yang rusak
- Meningkatkan kontrol motorik, keseimbangan, dan koordinasi tangan-ke-mata
- Memperbaiki fungsi sensoris
- Perawatan jaringan lunak
- Pelatihan kinetic link
- Rehabilitasi setelah operasi otak
3. Fisioterapi Ortopedi
Fisioterapi ortopedi membantu menangani kondisi cedera pada sistem muskuloskeletal. Selain itu, terapi ini bisa membantu pemulihan setelah operasi tulang (ortopedi). Biasanya ahli terapi ortopedi dilatih untuk melakukan pengobatan sendi pascaoperasi, radang sendi, cedera olahraga, dan cedera lainnya. Cedera khas yang umumnya ditangani, seperti terkilir, fraktur, dan peradangan pada tendon.
Alat fisioterapi yang sering digunakan untuk penyembuhan pasien ialah stimulasi listrik. Terapi lainnya, seperti terapi panas, terapi dingin, dan latihan kekuatan kerap dilakukan. Nantinya ahli terapi ortopedi akan merekomendasi terapi mana yang tepat sesuai kondisi pasien. Begitu juga dengan penggunaan alat terapinya. Mulai dari awal perawatan alat yang digunakan pun berbeda menyesuaikan perkembangan pasien.
4. Fisioterapi Kardiovaskular
Fisioterapi kardiovaskular dapat dilakukan pada penderita penyakit jantung dan paru-paru. Terapi fisik ini dapat membantu rehabilitasi pasien yang menderita serangan jantung atau penyakit paru kronis. Keuntungan melakukan fisioterapi kardiovaskular ialah sebagai berikut;
- Melatih ketahanan
- Melatih pernapasan dan peredaran darah
- Membantu mengatasi sesak napas dan batuk kronis
- Memposisikan tubuh untuk ekspansi paru-paru yang optimal
- Rehabilitasi untuk kondisi paru dan jantung
5. Fisioterapi Geriatri
Seiring bertambahnya usia, metabolisme tubuh akan melambat. Selain itu, beberapa masalah mendasar mulai muncul. Fisioterapi geriatrik hadir untuk mencegah hingga mengobati gejala yang sudah ada sebelumnya. Fisioterapi geriatrik akan mengajarkan pasien bagaimana menggunakan otot untuk bekerja secara efisien dan mengurangi cedera di usia tua. Keuntungan melakukan fisioterapi geriatrik sebagai berikut:- Mengembalikan mobilitas, kekuatan, dan ketahanan
- Mengurangi nyeri kronis
- Meningkatkan kesehatan dan kebugaran
- Memperbaiki postur tubuh yang buruk
6. Rehabilitasi Vestibular
Jenis fisioterapi ini berfokus pada pemulihan keseimbangan tubuh. Terapis akan membantu Anda melatih keseimbangan tubuh sehingga akan meningkatkan fungsi fisik secara keseluruhan dan juga membuat tubuh menjadi lebih kokoh. Fokus utama dari terapi ini adalah untuk mengembalikan keseimbangan tubuh yang terganggu yang disebabkan oleh gangguan pada telinga bagian dalam yang dapat menyebabkan vertigo dan dizziness yang kronis.
Adapun Alat-Alat yang di gunakan dalam fisioterapi diantaranya :
1. Infrared Rays Radiation
Infrared merupakan pancaran gelombang elektromagnetik yang nampak dan membantu untuk meningkatkan proses penyembuhan jaringan. Infrared biasanya digunakan untuk melemaskan otot dan sendi yang terasa sakit, memperlancar peredaran darah, mengurangi gejala rematik, hingga terapi untuk penderita gejala osteoporosis.Infrared juga digunakan selama 1-3 menit saja
2. Kinesio Tape

2. Kinesio Tape
kinesio Tape biasa digunakan untuk mengembalikan sistem neuromuscular seperti sedia kala, meringankan rasa sakit saat berolahraga, mempercepat pemulihan cedera pada lokasi persendian hingga mengatasi peradangan bawah kulit.Namun,penggunaan kinesio sendiri menimbulkan adanya pro dan kontra karena banyak yang masih belum percaya penggunaan kinesio tape sendiri yang dapat menyembuhkan cedera tersebut.
3. Ultrasound

Ultrasound adalah sebuah alat yang bisa memancarkan gelombang suara dengan intensitas tinggi. Alat ini sendiri lebih populer digunakan dalam dunia dokter kandungan untuk memeriksa kondisi janin. Kendati demikian, Ultrasound juga bisa dimanfaatkan sebagai salah satu alat fisioterapi yang mampu mengobati gangguan otot dan tulang. Misalnya seperti tendonitis, otot tegang, hingga terkilir.Cara kerjanya adalah dengan merangsang jaringan tubuh yang mengalami kerusakan menggunakan gelombang suara. Adapun, sebelum menggunakan Ultrasound, biasanya fisioterapis akan membaluri bagian tubuh dengan gel, hal ini bertujuan agar gelombang suara bisa terserap kedalam kulit dan otot secara maksimal.
4.TENS (Transcutaneous Electrical Nerve Stimulator)

Dalam dunia fisioterapi, TENS (Transcutaneous Electrical Nerve Stimulator) dikenal sebagai alat yang efektif meredakan nyeri dengan cara merangsang sistem saraf lewat permukaan kulit. Sesuai namanya, alat ini memanfaatkan bantuan energi listrik untuk memicu kontraksi otot agar bisa berfungsi kembali seperti sedia kala. Cara kerja TENS sendiri yaitu mesin tens vacum dihubungkan dengan listrik,yang mempunyai elektroda berbentuk vacum dan di pasang langsung ke kulit.Ketika mesin dinyalakan mesin akan langsung menghasilkan impuls listrik dan di pasang langsung ke kulit sehingga nantinya akan timbul suatu getaran.Impuls listrik tersebut lah yang mampu mengurangi nyeri pada kulit yang di teruskan ke sumsum tulang belakang dan dikirim ke saraf pusat.Adapun manfaat yang di timbulkan dari penggunaan TENS yaitu :- Mengurangi nyeri akut dan kronis.
- Mengurangi bengkak.
- Meningkatkan sirkulasi lokal.
- Merelaksasikan otot.
- Memelihara fisiologi otot.
- Mencegah atrofi otot.
- Re edukasi fungsi otot.
TENS sendiri mampu meredakan keluhan pasien yang biasanya ada berbagai macam keluhan diantaranya : - Nyeri Leher: Sakit kepala/ migran, ketegangan otot leher.
- Nyeri Bahu: Frozen shoulder, tendinitis bisep.
- Nyeri Punggung dan Pinggang: Ketegangan otot – otot postural, LBP ( Low Back Pain ).
- Nyeri Siku: Tennis elbow, Golfer Syndrome.
- Nyeri Panggul: Bursitis, Illio Tibialis Banch.
- Nyeri Lutut: Osteoarthritis, cidera ligamen/ meniskus.
- Nyeri Pergelangan Kaki dan Tangan: CTS carpal tunnel syndrome, strain , sprain ankle, planta fasciitis.
- Kondisi kerusakan pada LMN (Lower Motor Neuron)
- Nyeri Leher: Sakit kepala/ migran, ketegangan otot leher.
- Nyeri Bahu: Frozen shoulder, tendinitis bisep.
- Nyeri Punggung dan Pinggang: Ketegangan otot – otot postural, LBP ( Low Back Pain ).
- Nyeri Siku: Tennis elbow, Golfer Syndrome.
- Nyeri Panggul: Bursitis, Illio Tibialis Banch.
- Nyeri Lutut: Osteoarthritis, cidera ligamen/ meniskus.
- Nyeri Pergelangan Kaki dan Tangan: CTS carpal tunnel syndrome, strain , sprain ankle, planta fasciitis.
- Kondisi kerusakan pada LMN (Lower Motor Neuron)
5. Micro Wave Diathermy (MWD)

Microwave diathermy (MWD) berfungsi untuk membantu mengurangi nyeri dengan memanfaatkan energi elektromagnetik yang dihasilkan oleh arus bolak-balik. Tujuan dari penggunaan alat terapi ini adalah untuk membuat otot menjadi lebih rileks serta meningkatkan vasodilatasi pembuluh darah.
DAFTAR PUSTAKA :
https://hellosehat.com/kebugaran/olahraga-lainnya/manfaat-kinesio-tape/
https://mayapadahospital.com/news/terapi-tens-vacuum-manfaat-dan-cara-kerjanya
https://www.honestdocs.id/jenis-alat-fisioterapi
https://www.ciputramedicalcenter.com/alat-fisioterapi-dan-fungsinya/
https://fisiohome.id/blog/alat-fisioterapi
https://gsilab.id/blog/alat-fisioterapi/
Komentar
Posting Komentar